Makhluk yang terakhir adalah Champ. Makhluk ini tinggal di danau Champlain di lembah Champlain di antara pegunungan hijau di Vermont dan pegunungan Adirondack di dekat Montreal. Danau ini adalah danau air tawar alami. Champ telah ada sejak tahun 1880-an, yaitu ketika PT Barnum, seorang pemilik sirkus terkenal menawarkan hadiah $50.000 bagi siapa pun yang dapat menangkap monster danau hidup atau mati.
Pembicaraan mengenai Champ kembali menghangat ketika rekaman berjudul Strange Sighting on Lake Champlain diposting dalam Youtube di internet. Video berdurasi sekitar 2 menit memperlihatkan makhluk seperti apa Champ itu. Rekaman tersebut mengabadikan sesosok makhluk yang sedang bergerak di atas permukaan danau. Kepalanya seperti terangkat ke atas permukaan air dan bagian badannya pun samar terlihat. Awal Juni 2009, Eric Olsen yang mengambil rekaman tersebut mengatakan bahwa dia tidak sengaja merekam Champ. Pada waktu itu dia sedang merekam situasi danau. Ketika sesuatu tampak bergerak di danau, dengan cekatan Olsen segera mengarahkan kameranya ke tempat tersebut. Rekaman Olsen ini dinyatakan asli oleh Scott Mardis, seorang ahli kriptozologi.
Sebelum Olsen, foto Champ yang terkenal adalah yang diambil tahun 1977 oleh Sandra Mancy ketika tengah berpiknik dengan keluarganya di danau itu. Foto tersebut dinyatakan asli oleh para ahli. Antara foto Mancy dan rekaman Olsen memang banyak kesamaannya. Hal inilah yang menambah keyakinan orang bahwa mungkin saja Champ benar-benar ada. Dengan dua bukti ini dan beberapa pengakuan yang melihat penampakan Champ, para ahli kriptozoologi menyimpulkan bahwa Champ bukan sekor berang-berang raksasa, tusa besar, atau anjing laut yang salah habitat seperti yang selama ini dianggapkan.
Dr Rob Young ahli geologi dari Universitas Vermont berusaha menjawab misteri tersebut. Young dengan timnya datang ke Danau Cahmplain. mereka mengebor tanah di pinggiran danau untuk mengambil sampel sedimen tanah menggunakan peralatan hidrolik. Hasilnya di luar dugaan, ternyata usia danau ini lebih tua daripada yang diperkirakan. Pada kurun waktu 10.000 tahun lalu, danau ini adalah lautan. Di sepanjang tepi danau banyak ditemukan kerangka-kerangka hewan langk ayang sepertinya sedang berenang menuju danau. Ketika itu danau masih terhubung langsung dengan laut di zaman es 12.000 tahun yang lalu. Kemungkinan besar ada suatu peristiwa dahsyat yang menyebabkan lautan tersebut akhirnya menjadi danau dan binatang-binatang itu terperangkap di dalamnya. Kerangka hewan langka tersebut diprediksi jenis ikan paus prasejarah. Apakah Champ adalah sejenis paus prasejarah?
Anda percaya dengan cerita ini? Tidak ada yang memaksa Anda untuk percaya.
Video penampakan Champ yang diposting di Youtube
About
Hi guys...
blog ini menghimpun serakan fakta-fakta dan kisah-kisah misterius yang selalu mngundang rasa penasaran banyak orang. Apakah kamu termasuk penggemar cerita sejenis itu? Legenda-legenda misterius semisal teka-teki Segitiga Bermuda, kebenaran Benua Atlantis, keberadaan UFO, fakta kehidupan di Planet Mars, atau kondisi masa lalu Pulau Irian, misteri perputaran waktu, kutukan kematian dari Mesir jejak-jejak reinkarnasi, misteri bangunan terberat di dunia, kebenaran cerita vampir, dan lain sebagainya. Jadi, simak artikelnya dan tuntaskan rasa penasaranmu! Kalo suka please follow ya...Enjoy :)
Sunday, July 31, 2011
Melacak Makhluk-Makhluk Purbakala (Bag.2)
![]() |
| Penampakan Ogopogo pertama kali yang berhasil diabadikan oleh kamera |
Pendapat Ogopogo sebagai seekor ular pun runtuh dengan sendirinya pada 1957, sosok Ogopogo berhasil diabadikan dengan menggunakan kamera film 16 mm oleh salah seorang wisatawan. Ini adalah pertama kalinya Ogopogo merasakan jepretan kamera.
Sebelum itu, Ogopogo sering memperlihatkan diri. Lebih sering daripada Nessie. Bahkan, pada 1947 Ogopogo berano berenang mendekati sisi danau dengan menunjukkan caranya berenang seperti mengombakkan tubuh. Setidaknya, puluhan mata menyaksikan peristiwa langka ini. Apakah Ogopogo diperkirakan seperti nessie, makhluk purbakala yang berhasil mempertahankan diri selama berjuta-juta tahun?
Para ahli yang meneliti Ogopogo menduga bahwa makhluk ini adalah salah satu spesies oar fish yang memiliki tubuh sangat besar jika dibandingkan dengan spesiesnya.
Saturday, July 30, 2011
Melacak Makhluk-Makhluk Purbakala (Bag.1)
Ada tiga makhluk hampir serupa bahkan bisa dikatakan kembar, tetapi punya hubungan darah. Mereka adlaah Nessie, Ogopogo, dan Champ. nessie tinggal di Skotlandia, Ogopogo di Canada, dan Champ bermukim di amerika Serikat. Siapa mereka? Bagi yang gemar dengan dunia kriptozoologi pasti tidak asing dengan kebinatangan mereka. Ya, mereka adalah superstar kriptozoologi, ilmu yang mempelajari atau menyelidiki eksistensi makhluk-makhluk legenda yang seharusnya tidak ada. Di antara ketiganya, Nessielah yang paling terkenal.
Tempat tinggal Nessie tepatnya di Loch ness, sebuah danau besar di dataran tinggi Skotlandia sekitar 37 km sebelah barat-daya Kota Inverness, Skotlandia. Loch Ness adalah danau terbesar ke dua setelah Danau Lamond di Skotlandia. Sementara itu, jika diukur dari kedalamannya yang mencapai 230 m merupakan danau terdalam di kawasan Inggris Raya. Sebuah pulau kecil bernama Pulau Cherry terletak di tengah-tengah Loch Ness.
Kisah Nessie telah lama melegenda sejak kira-kira abad ke6 M, orang-orang di sekitar Loch ness telah digemparkan dengan keberadaan makhluk ini. Sebuah naskah kuno yang ditulis Adaman berjudul Life of St Columba menceritakan seorang rohaniawan St Columba yang menolong orang -orang suku Pitc yang tiba-tbia diserang makhluk air raksasa ketika berlayar di Loch Ness. Suku Pitc adalah penduduk Skotlandia Kuno. St Columba berhasil megnusir monster tersebut dengan merapal doa dari daratan. Peristiwa tersebut dieprkirakan terjadi pada 565.
Kisah Nessie terus dibicarakan penduduk setempat, tetapi kepopulerannya hampir tenggelam pada sekitar 1800-an. Isu Nessie kembali merebak di tahun 1930-an. Kali ini bukan hanya di Skotlandia yang menderita demam Nessie, melainkan di seluruh dunia. Kisahnya bermula dari cerita sepasang suami istri yang memergoki makhluk luar biasa. Lelaki yang bernama Spencer dan istrinya mengaku melihat makhluk yang sangat besar melintas di depan mata. Betapa terkejutnya mereka, makhluk raksasa tersebut berleher panjang yang berjalan ke arah danau dan menghilang di balik rimbunan semak tebal. Peristiwa itu terjadi pada 22 Juli 1933.
Tahun berikutnya, giliran penduduk setempat yang bernama grant membuat cerita. Pada pukul 1 dini hari pada 5 Januari 1934, dia mengaku melihat sosok makhluk raksasa muncul di tepi danau. Ketika Grant berusaha mendekat, makhluk itu lebih dulu menyadari kehadirannya. Grant hanya dapat melihat bekas riak air selepas makhluk raksasa itu menyelam ke dalam danau. Memang, banyak orang menyesalkan Nessie terlalu 'pemalu'. Makhluk itu tidak mau muncul di hdapan orang-orang untuk memperlihatkan eksistensinya, atau paling tidak, sedikit berlama-lama muncul ke permukaan. banyak yang mengaku telah melihat Nessie, tapi cerita mereka sebatas kisah tanpa bukti yang dapat dipercaya.
Foto pertama nessie yang pemalu berhasil diabadikan oleh Hugh gray, seorang pekerja Serikat Aluminium British. Foto tersebut memperlihatkan gelombang kecil di permukaan air yang kemungkinan besar disebabkan oleh sesosok tubuh makhluk raksasa yang sedang berenang menyusuri danau. diperkirakan tubuh raksasa itu setidaknya memiliki panjang 10 m dan bentuk tubuh bagian belakang agak bulat. Foto-foto hasil jepretan Gray semakin menambah keyakinan bahwa Nessie mungkin benar-benar ada. Apakah Nessie semacam spesies ikan raksasa atau semacam monster?
Seorang tentara Inggris, CB Farrel yang erada di sekitar danau tiba-tiba dikejutkan makhluk aneh yang bergerak di hadapannya seitar 240 m. Badan makhluk tersebut diperkirakan berukuran antara tujuh sampai sepuluh meter panjangnya dan memiliki leher yang setinggi satu sampai dua meter. Makhluk tersebut sempat muncul ke permukaan air lalu kembali menghilang ke dalam danau. ketika itu Farrel tengah bertugas mengawasi kehadiran tentara musuh. pada Mei 1943, Inggris tengah menghadapi Perang Dunia II.
Sejak saat itu berbagai ekspedisi penelitian ramai digencarkan. Beberapa di antaranya mampu mengabadikan sebuah makhluk raksasa di dasar danau dengan kamera bawah tanah. Pencarian dilakukan. Para pencari menggunakan sinyal radar yang dipancarkan ke setiap penjuru danau. Pancaran sinyal yang mengenai objek akan memantulkan sekaligus dapat mengirimkan bentuk objek tersebut. Peralatan-peralatan banggih tersebut diharapkan dapat menangkap keberadaan Nessie atau makhluk apa pun di dasar danau yang kemunculannya sering menggemparkan. Namun, dengan peralatan canggih tersebut terkadang tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Beberapa pencari bahkan mengakhiri ekspedisi dengan tangan hampa. Hal inilah yang akhirnya menjadi pertanyaan. Apakah Nessie benar-benar ada atau hanya makhluk khayalan?
Bagi yang mempercayai Nessie mereka mulai berteori. Mungkin Nessie adalah makhluk purbakala yang berhasil selamat dari bencana super dahsyat yang menghancurkan populasi mereka jutaan tahun silam? Nessie adalah keturunan dinosaurus dari spesies plesiosaurus. Spesies ini adalah dinosaurus berleher panjang, berhabitat di lautan, karnivor, dan hidup antara 200 juta hingga 65 juta tahun silam. teori ini diperkuat dengan ditemukannya fosil berupa empat tulang belakang lengkap dengan saraf dan urat nadi yang diperkirakan berusia 150 juta tahun yang lalu. Fosil tersebut ditemukan oleh Gerald McSorley di kawasan dangkal Loch Ness. Setelah diidentifikasi kemungkinan besar fosil itu adalah fosil plesiosaurus.
Jika memang benar fosil itu adalah plesiosaurus dan Nessie adalah keturunan plesiosaurus, pertanyaannya adalah bagaimana plesiosaurus yang berhabitat di lautan dapat terjebak di sebuah danau dan bagaimana makhluk tersebut selamat dari bencana dahsyat jutaan tahun silam? Teori apa pun yang akan dirumuskan, orang akan sedikit berhumor Nessie lebih pemalu daripada kembarannya yang tinggal di Kanada. Itulah yang sekarang dapat disimpulkan.
Tempat tinggal Nessie tepatnya di Loch ness, sebuah danau besar di dataran tinggi Skotlandia sekitar 37 km sebelah barat-daya Kota Inverness, Skotlandia. Loch Ness adalah danau terbesar ke dua setelah Danau Lamond di Skotlandia. Sementara itu, jika diukur dari kedalamannya yang mencapai 230 m merupakan danau terdalam di kawasan Inggris Raya. Sebuah pulau kecil bernama Pulau Cherry terletak di tengah-tengah Loch Ness.
Kisah Nessie telah lama melegenda sejak kira-kira abad ke6 M, orang-orang di sekitar Loch ness telah digemparkan dengan keberadaan makhluk ini. Sebuah naskah kuno yang ditulis Adaman berjudul Life of St Columba menceritakan seorang rohaniawan St Columba yang menolong orang -orang suku Pitc yang tiba-tbia diserang makhluk air raksasa ketika berlayar di Loch Ness. Suku Pitc adalah penduduk Skotlandia Kuno. St Columba berhasil megnusir monster tersebut dengan merapal doa dari daratan. Peristiwa tersebut dieprkirakan terjadi pada 565.
Kisah Nessie terus dibicarakan penduduk setempat, tetapi kepopulerannya hampir tenggelam pada sekitar 1800-an. Isu Nessie kembali merebak di tahun 1930-an. Kali ini bukan hanya di Skotlandia yang menderita demam Nessie, melainkan di seluruh dunia. Kisahnya bermula dari cerita sepasang suami istri yang memergoki makhluk luar biasa. Lelaki yang bernama Spencer dan istrinya mengaku melihat makhluk yang sangat besar melintas di depan mata. Betapa terkejutnya mereka, makhluk raksasa tersebut berleher panjang yang berjalan ke arah danau dan menghilang di balik rimbunan semak tebal. Peristiwa itu terjadi pada 22 Juli 1933.
Tahun berikutnya, giliran penduduk setempat yang bernama grant membuat cerita. Pada pukul 1 dini hari pada 5 Januari 1934, dia mengaku melihat sosok makhluk raksasa muncul di tepi danau. Ketika Grant berusaha mendekat, makhluk itu lebih dulu menyadari kehadirannya. Grant hanya dapat melihat bekas riak air selepas makhluk raksasa itu menyelam ke dalam danau. Memang, banyak orang menyesalkan Nessie terlalu 'pemalu'. Makhluk itu tidak mau muncul di hdapan orang-orang untuk memperlihatkan eksistensinya, atau paling tidak, sedikit berlama-lama muncul ke permukaan. banyak yang mengaku telah melihat Nessie, tapi cerita mereka sebatas kisah tanpa bukti yang dapat dipercaya.
| Fosil spesies plesiosaurus di National History Museum di London |
![]() | |||
| Penampakan Nessie yang berhasil diabadikan dalam jepretan kamera. |
Sejak saat itu berbagai ekspedisi penelitian ramai digencarkan. Beberapa di antaranya mampu mengabadikan sebuah makhluk raksasa di dasar danau dengan kamera bawah tanah. Pencarian dilakukan. Para pencari menggunakan sinyal radar yang dipancarkan ke setiap penjuru danau. Pancaran sinyal yang mengenai objek akan memantulkan sekaligus dapat mengirimkan bentuk objek tersebut. Peralatan-peralatan banggih tersebut diharapkan dapat menangkap keberadaan Nessie atau makhluk apa pun di dasar danau yang kemunculannya sering menggemparkan. Namun, dengan peralatan canggih tersebut terkadang tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Beberapa pencari bahkan mengakhiri ekspedisi dengan tangan hampa. Hal inilah yang akhirnya menjadi pertanyaan. Apakah Nessie benar-benar ada atau hanya makhluk khayalan?
| Peneliti yang menemukan fosil plesiosurus di tepi Loch Ness |
![]() |
| Jenis dinosaurus spesies plesiosaurus |
Misteri Gravity Hill
Gravity Hill berupa wilayah atau jalan yang panjang. Di Bumi ini sebenarnya banyak tempat-tempat yang digolongkan dalam Gravity Hill antara lain di Amerika, Skotlandai, Italia, Kanada, Jepang, Korea, hingga Gunung Kelud di Indonesia. Beberapa tempat yang terkenal barangkali adalah tanjakan di China. Di tanjakan jalan tersebut normalnya benda-benda yang digelindingkan bergerak dari atas ke bawah. Namun tidak untuk tanjakan ini, benda-benda tersebut justru tertarik ke atas. di daerah Gravity Hill, jika menghentikan mobil di tengah jalan dan melepas remnya, maka perlahan-lahan mobil tersebut akan bergerak sendiri meluncur ke jalan yang menanjak. Di tempat ini seakan-akan, gravitasi tidak berfungsi.
Ternyata bukan persoalan gravitasi, melainkan ilusi optikal atau visual. Fenomena aneh yang terjadi di Gravity Hill disebabkan kerna tempat ini menipu persepsi mata. Benda-benda yang digelindingkan yang terlihat menanjak ke atas sebenarnya tetap jatuh pada hukum gravitasi. Mata kitalah yang tertipu. Jalan yang terlihat menanjak sebenarnya menurun begitu pula sebaliknya jalan yang menurun sebenarnya adalah tanjakan. Faktor yang memepengaruhinya adalah horizon atau tapal batas yang terganggu. Horizon tersebut membuat mata tertipu jalan yang menurun seolah-olah menanjak.
Ternyata bukan persoalan gravitasi, melainkan ilusi optikal atau visual. Fenomena aneh yang terjadi di Gravity Hill disebabkan kerna tempat ini menipu persepsi mata. Benda-benda yang digelindingkan yang terlihat menanjak ke atas sebenarnya tetap jatuh pada hukum gravitasi. Mata kitalah yang tertipu. Jalan yang terlihat menanjak sebenarnya menurun begitu pula sebaliknya jalan yang menurun sebenarnya adalah tanjakan. Faktor yang memepengaruhinya adalah horizon atau tapal batas yang terganggu. Horizon tersebut membuat mata tertipu jalan yang menurun seolah-olah menanjak.
Friday, July 29, 2011
Keajaiban di Salah Satu Tempat di Madinah
![]() |
| Kota di balik Gunung Uhud, Madinah tempat fenomena terjadi |
Dikatakan, fenomena aneh ini terjadi karena di daerah tersebut terdapat medan magnet yang sangat kuat. Semakin berat kendaraan yang melintas, semakin kuat pula magnet menariknya. Sungguh luar biasa!
Kota Iblis yang Bersimfoni
Kota Iblis atau Moguicheng adalah sebuah gurun yang terletak di Xinjiaang, China. Di tempat itu ada semacam benteng. Apabila melintasi kawasan benteng ini orang akan merasakan angin sepoi-sepoi dan mendengar bunyi-bunyian. Bunyi tersebut melantunkan semacam simfoni musik yang datang dari tempat antah-berantah nun jaun di sana. Bunyi yang terdengar bukan seperti desiran angin angin yang gampang didengar di tempat lain, melainkan bernada seperti sebuah melodi lagi. Melodi tersebut terdengar seperti 10 juta bel atau seperti puluhan juta gitar string yang dimainkan dengan lembut.
Namun, melodi yang lembut akan berubah drastis ketika derah ini ditempa badai. Musik-musik yang indah berganti dengan sura gemuruh yang mengerikan. Suara yang terdengar akhirnya mirip geraman harimau, teriakan suara gajah yang mirip bunyi terompet, suara babi yang melengking, bayi-bayi menangis, atau pekikan suara-suara perempuan. Sura-suara tersebut bercampur aduk, bergantian terus-menerus membuat suasana makin mencekam di tengah kegelapan, angin kencang, dan pasir-pasir yang beterbangan. Hal yang pasti, seharusnya ada penjelasan ilmiah mengenai dari mana sumbernya suara-suara tersebut. Inilah yang harus diketahui.
![]() |
| Gurun Moguicheng |
| Moguicheng - Xinjiaang, China Di daerah inilah biasa dijumpai suara-suara tersebut |
Zona Kesunyian
Mungkin tempat inilah yang didamba para seniman untuk menciptakan karya-karya masterpiece. Seniman yang mendambakan kesunyian dankesenyapan kala bekerja tanpa gangguan telepon, radio, atatupun televisi. Tempat itu berjuluk zona kesunyian di Meksiko.
Wilayahnya di Gurun Chihuahuan di meksiko sebelah timur. Kampung paling dekat yang dihuni manusia adalah Ceballos yang berjarak sekitar 25 mil dari zona kesunyian. Di tempat itu hanya ada serangga-serangga gurun, reptil, dan mamalia kecil. hal yang mengherankan adalah tidak satu sinyal pun dapat tertangkap di area zona kesunyian. Baik sinyal radio, televisi, microwave, maupun sinyal satelit, semuanya tidak dapat diterima. Jarum kompas pun bergerak tidak keruan.
Fenomena aneh ini peratama kali mengemuka ketika sebuah misil Amerika tanpa sengaja jatuh ke wilayah ini. pada 1970, Markas Militer white Sands di New Meksiko menembakkan misil yang membawa dua tabung kecil berisi cobalt 57, sebuah elemen radioaktif yang berbahaya. Aparat militer Amerika Serikat segera mencari lokasi jatuhnya misil setelah mengantongi izin Pemerintah Meksiko. Tanpa disangka, sampai di tempat itu mereka menemukan sesuatu yang tidak terduga.
Pemerintah Meksiko segera membentuk tim penelitian, Tujuan utama penelitian adalah menyelidiki fenomena aneh yang terjadi di zona itu. Ketika dalam proses penyelidikan, para peneliti malah menemukan berbagai keanehan lain. Di zona kesunyian ditemukan medan magnet dalam level yang tinggi. Pada penelitian lebih lanjut, akhirnya diketahui bahwa tempat itu adalah lokasi jatuhnya hujan meteor yang terjadi entah berapa tahun yang lampau. Para peneliti berusaha menghubungkan apakah hujan meteor itu yang menyebabkan mineral di tanah mengandung medan magnet dan mengakibatkan fenomena aneh tersebut.
Ketika para peneliti berusaha menimbang hubungan hujan meteor dengan medan magnet, laporan-laporan keanehan lain justru bermunculan. Penduduk setempat melaporkan bahwa mereka sering melihat fenomena-fenomena misterius di zona kesunyian. Cahaya-cahaya misterius, bulatan-bulatan cahaya aneh melayang-layang di angkasa, semak yang terbakar sendiri, bahkan piring terbang dan perjumpaan dengan alien. Menanggapi fenomena ini para ufolog segera angkat bicara. mereka berteori bahwa zona kesunyian terletak di utara Rasi Bintang Cancer dan memiliki posisi garis lintang yang sama dengan Segitiga Bermuda, yaitu lintang selatan pararel ke-30. Menariknya, tempat-tempat lain yang dalam posisi tersebut seperti Segitiga Bermuda, Piramida Mesir, dan kota suci di Tibet diketahui memiliki karakteristik yang sama seperti di zona kesunyian. Namun, para ilmuwan menganggap karakteristik itu hanya kebetulan semata.
Seorang peternak yang bertempat tinggal tidak jauh dari zona kesunyian melaporkan suatu malam dia pernah melihat langit di atas zona kesunyian dihiasi cahaya-cahaya terang yang misterius. Sementara laporan lain mengatakan sebuah pesawat aneh telah mendarat secara vertikal di tempat itu sehingga menyebabkan semak-semak terbakar. Anehnya beberapa penduduk di sana mengaku kemungkinan besar mereka telah didatangi alien. Satu keluarga peternak yang tinggal cukup dekat denga zona kesunyian mengarakan bahwa mereka sering dikunjungi pendatang misterius. Dua pria dan satu wanita, ketiganya berambut pirang, berpakaian ketat berwarna perak dan berbicara dnegan bahasa Spanyol. Ketiga orang itu hanya meminta air minum, tidak pernah meminta makanan atau barang lainnya. Orang-orang misterius itu hanya mengatakan, "Dari atas" ketika mereka ditanya dari mana asalnya. Keluarga peternak itu hampir meyakini bahwa mereka adalah alien. Sementara itu, kisah yang hampir serupa dituturkan oleh seorang peneliti yang pernah tersesat di zona kesunyian, dia berjumpa dengan tiga orang misterius yang menunjukkan jalan pulang kepadanya.
Apakah yang terjadi di sana?
| Rumah-rumah di dekat zona kesunyian |
| Ditemukan medan megnet yang besar di zona kesunyian |
Fenomena aneh ini peratama kali mengemuka ketika sebuah misil Amerika tanpa sengaja jatuh ke wilayah ini. pada 1970, Markas Militer white Sands di New Meksiko menembakkan misil yang membawa dua tabung kecil berisi cobalt 57, sebuah elemen radioaktif yang berbahaya. Aparat militer Amerika Serikat segera mencari lokasi jatuhnya misil setelah mengantongi izin Pemerintah Meksiko. Tanpa disangka, sampai di tempat itu mereka menemukan sesuatu yang tidak terduga.
Pemerintah Meksiko segera membentuk tim penelitian, Tujuan utama penelitian adalah menyelidiki fenomena aneh yang terjadi di zona itu. Ketika dalam proses penyelidikan, para peneliti malah menemukan berbagai keanehan lain. Di zona kesunyian ditemukan medan magnet dalam level yang tinggi. Pada penelitian lebih lanjut, akhirnya diketahui bahwa tempat itu adalah lokasi jatuhnya hujan meteor yang terjadi entah berapa tahun yang lampau. Para peneliti berusaha menghubungkan apakah hujan meteor itu yang menyebabkan mineral di tanah mengandung medan magnet dan mengakibatkan fenomena aneh tersebut.
Ketika para peneliti berusaha menimbang hubungan hujan meteor dengan medan magnet, laporan-laporan keanehan lain justru bermunculan. Penduduk setempat melaporkan bahwa mereka sering melihat fenomena-fenomena misterius di zona kesunyian. Cahaya-cahaya misterius, bulatan-bulatan cahaya aneh melayang-layang di angkasa, semak yang terbakar sendiri, bahkan piring terbang dan perjumpaan dengan alien. Menanggapi fenomena ini para ufolog segera angkat bicara. mereka berteori bahwa zona kesunyian terletak di utara Rasi Bintang Cancer dan memiliki posisi garis lintang yang sama dengan Segitiga Bermuda, yaitu lintang selatan pararel ke-30. Menariknya, tempat-tempat lain yang dalam posisi tersebut seperti Segitiga Bermuda, Piramida Mesir, dan kota suci di Tibet diketahui memiliki karakteristik yang sama seperti di zona kesunyian. Namun, para ilmuwan menganggap karakteristik itu hanya kebetulan semata.
Seorang peternak yang bertempat tinggal tidak jauh dari zona kesunyian melaporkan suatu malam dia pernah melihat langit di atas zona kesunyian dihiasi cahaya-cahaya terang yang misterius. Sementara laporan lain mengatakan sebuah pesawat aneh telah mendarat secara vertikal di tempat itu sehingga menyebabkan semak-semak terbakar. Anehnya beberapa penduduk di sana mengaku kemungkinan besar mereka telah didatangi alien. Satu keluarga peternak yang tinggal cukup dekat denga zona kesunyian mengarakan bahwa mereka sering dikunjungi pendatang misterius. Dua pria dan satu wanita, ketiganya berambut pirang, berpakaian ketat berwarna perak dan berbicara dnegan bahasa Spanyol. Ketiga orang itu hanya meminta air minum, tidak pernah meminta makanan atau barang lainnya. Orang-orang misterius itu hanya mengatakan, "Dari atas" ketika mereka ditanya dari mana asalnya. Keluarga peternak itu hampir meyakini bahwa mereka adalah alien. Sementara itu, kisah yang hampir serupa dituturkan oleh seorang peneliti yang pernah tersesat di zona kesunyian, dia berjumpa dengan tiga orang misterius yang menunjukkan jalan pulang kepadanya.
Apakah yang terjadi di sana?
Subscribe to:
Posts (Atom)





