Makhluk yang terakhir adalah Champ. Makhluk ini tinggal di danau Champlain di lembah Champlain di antara pegunungan hijau di Vermont dan pegunungan Adirondack di dekat Montreal. Danau ini adalah danau air tawar alami. Champ telah ada sejak tahun 1880-an, yaitu ketika PT Barnum, seorang pemilik sirkus terkenal menawarkan hadiah $50.000 bagi siapa pun yang dapat menangkap monster danau hidup atau mati.
Pembicaraan mengenai Champ kembali menghangat ketika rekaman berjudul Strange Sighting on Lake Champlain diposting dalam Youtube di internet. Video berdurasi sekitar 2 menit memperlihatkan makhluk seperti apa Champ itu. Rekaman tersebut mengabadikan sesosok makhluk yang sedang bergerak di atas permukaan danau. Kepalanya seperti terangkat ke atas permukaan air dan bagian badannya pun samar terlihat. Awal Juni 2009, Eric Olsen yang mengambil rekaman tersebut mengatakan bahwa dia tidak sengaja merekam Champ. Pada waktu itu dia sedang merekam situasi danau. Ketika sesuatu tampak bergerak di danau, dengan cekatan Olsen segera mengarahkan kameranya ke tempat tersebut. Rekaman Olsen ini dinyatakan asli oleh Scott Mardis, seorang ahli kriptozologi.
Sebelum Olsen, foto Champ yang terkenal adalah yang diambil tahun 1977 oleh Sandra Mancy ketika tengah berpiknik dengan keluarganya di danau itu. Foto tersebut dinyatakan asli oleh para ahli. Antara foto Mancy dan rekaman Olsen memang banyak kesamaannya. Hal inilah yang menambah keyakinan orang bahwa mungkin saja Champ benar-benar ada. Dengan dua bukti ini dan beberapa pengakuan yang melihat penampakan Champ, para ahli kriptozoologi menyimpulkan bahwa Champ bukan sekor berang-berang raksasa, tusa besar, atau anjing laut yang salah habitat seperti yang selama ini dianggapkan.
Dr Rob Young ahli geologi dari Universitas Vermont berusaha menjawab misteri tersebut. Young dengan timnya datang ke Danau Cahmplain. mereka mengebor tanah di pinggiran danau untuk mengambil sampel sedimen tanah menggunakan peralatan hidrolik. Hasilnya di luar dugaan, ternyata usia danau ini lebih tua daripada yang diperkirakan. Pada kurun waktu 10.000 tahun lalu, danau ini adalah lautan. Di sepanjang tepi danau banyak ditemukan kerangka-kerangka hewan langk ayang sepertinya sedang berenang menuju danau. Ketika itu danau masih terhubung langsung dengan laut di zaman es 12.000 tahun yang lalu. Kemungkinan besar ada suatu peristiwa dahsyat yang menyebabkan lautan tersebut akhirnya menjadi danau dan binatang-binatang itu terperangkap di dalamnya. Kerangka hewan langka tersebut diprediksi jenis ikan paus prasejarah. Apakah Champ adalah sejenis paus prasejarah?
Anda percaya dengan cerita ini? Tidak ada yang memaksa Anda untuk percaya.
Video penampakan Champ yang diposting di Youtube
About
Hi guys...
blog ini menghimpun serakan fakta-fakta dan kisah-kisah misterius yang selalu mngundang rasa penasaran banyak orang. Apakah kamu termasuk penggemar cerita sejenis itu? Legenda-legenda misterius semisal teka-teki Segitiga Bermuda, kebenaran Benua Atlantis, keberadaan UFO, fakta kehidupan di Planet Mars, atau kondisi masa lalu Pulau Irian, misteri perputaran waktu, kutukan kematian dari Mesir jejak-jejak reinkarnasi, misteri bangunan terberat di dunia, kebenaran cerita vampir, dan lain sebagainya. Jadi, simak artikelnya dan tuntaskan rasa penasaranmu! Kalo suka please follow ya...Enjoy :)
Showing posts with label monster. Show all posts
Showing posts with label monster. Show all posts
Sunday, July 31, 2011
Melacak Makhluk-Makhluk Purbakala (Bag.2)
![]() |
| Penampakan Ogopogo pertama kali yang berhasil diabadikan oleh kamera |
Pendapat Ogopogo sebagai seekor ular pun runtuh dengan sendirinya pada 1957, sosok Ogopogo berhasil diabadikan dengan menggunakan kamera film 16 mm oleh salah seorang wisatawan. Ini adalah pertama kalinya Ogopogo merasakan jepretan kamera.
Sebelum itu, Ogopogo sering memperlihatkan diri. Lebih sering daripada Nessie. Bahkan, pada 1947 Ogopogo berano berenang mendekati sisi danau dengan menunjukkan caranya berenang seperti mengombakkan tubuh. Setidaknya, puluhan mata menyaksikan peristiwa langka ini. Apakah Ogopogo diperkirakan seperti nessie, makhluk purbakala yang berhasil mempertahankan diri selama berjuta-juta tahun?
Para ahli yang meneliti Ogopogo menduga bahwa makhluk ini adalah salah satu spesies oar fish yang memiliki tubuh sangat besar jika dibandingkan dengan spesiesnya.
Saturday, July 30, 2011
Melacak Makhluk-Makhluk Purbakala (Bag.1)
Ada tiga makhluk hampir serupa bahkan bisa dikatakan kembar, tetapi punya hubungan darah. Mereka adlaah Nessie, Ogopogo, dan Champ. nessie tinggal di Skotlandia, Ogopogo di Canada, dan Champ bermukim di amerika Serikat. Siapa mereka? Bagi yang gemar dengan dunia kriptozoologi pasti tidak asing dengan kebinatangan mereka. Ya, mereka adalah superstar kriptozoologi, ilmu yang mempelajari atau menyelidiki eksistensi makhluk-makhluk legenda yang seharusnya tidak ada. Di antara ketiganya, Nessielah yang paling terkenal.
Tempat tinggal Nessie tepatnya di Loch ness, sebuah danau besar di dataran tinggi Skotlandia sekitar 37 km sebelah barat-daya Kota Inverness, Skotlandia. Loch Ness adalah danau terbesar ke dua setelah Danau Lamond di Skotlandia. Sementara itu, jika diukur dari kedalamannya yang mencapai 230 m merupakan danau terdalam di kawasan Inggris Raya. Sebuah pulau kecil bernama Pulau Cherry terletak di tengah-tengah Loch Ness.
Kisah Nessie telah lama melegenda sejak kira-kira abad ke6 M, orang-orang di sekitar Loch ness telah digemparkan dengan keberadaan makhluk ini. Sebuah naskah kuno yang ditulis Adaman berjudul Life of St Columba menceritakan seorang rohaniawan St Columba yang menolong orang -orang suku Pitc yang tiba-tbia diserang makhluk air raksasa ketika berlayar di Loch Ness. Suku Pitc adalah penduduk Skotlandia Kuno. St Columba berhasil megnusir monster tersebut dengan merapal doa dari daratan. Peristiwa tersebut dieprkirakan terjadi pada 565.
Kisah Nessie terus dibicarakan penduduk setempat, tetapi kepopulerannya hampir tenggelam pada sekitar 1800-an. Isu Nessie kembali merebak di tahun 1930-an. Kali ini bukan hanya di Skotlandia yang menderita demam Nessie, melainkan di seluruh dunia. Kisahnya bermula dari cerita sepasang suami istri yang memergoki makhluk luar biasa. Lelaki yang bernama Spencer dan istrinya mengaku melihat makhluk yang sangat besar melintas di depan mata. Betapa terkejutnya mereka, makhluk raksasa tersebut berleher panjang yang berjalan ke arah danau dan menghilang di balik rimbunan semak tebal. Peristiwa itu terjadi pada 22 Juli 1933.
Tahun berikutnya, giliran penduduk setempat yang bernama grant membuat cerita. Pada pukul 1 dini hari pada 5 Januari 1934, dia mengaku melihat sosok makhluk raksasa muncul di tepi danau. Ketika Grant berusaha mendekat, makhluk itu lebih dulu menyadari kehadirannya. Grant hanya dapat melihat bekas riak air selepas makhluk raksasa itu menyelam ke dalam danau. Memang, banyak orang menyesalkan Nessie terlalu 'pemalu'. Makhluk itu tidak mau muncul di hdapan orang-orang untuk memperlihatkan eksistensinya, atau paling tidak, sedikit berlama-lama muncul ke permukaan. banyak yang mengaku telah melihat Nessie, tapi cerita mereka sebatas kisah tanpa bukti yang dapat dipercaya.
Foto pertama nessie yang pemalu berhasil diabadikan oleh Hugh gray, seorang pekerja Serikat Aluminium British. Foto tersebut memperlihatkan gelombang kecil di permukaan air yang kemungkinan besar disebabkan oleh sesosok tubuh makhluk raksasa yang sedang berenang menyusuri danau. diperkirakan tubuh raksasa itu setidaknya memiliki panjang 10 m dan bentuk tubuh bagian belakang agak bulat. Foto-foto hasil jepretan Gray semakin menambah keyakinan bahwa Nessie mungkin benar-benar ada. Apakah Nessie semacam spesies ikan raksasa atau semacam monster?
Seorang tentara Inggris, CB Farrel yang erada di sekitar danau tiba-tiba dikejutkan makhluk aneh yang bergerak di hadapannya seitar 240 m. Badan makhluk tersebut diperkirakan berukuran antara tujuh sampai sepuluh meter panjangnya dan memiliki leher yang setinggi satu sampai dua meter. Makhluk tersebut sempat muncul ke permukaan air lalu kembali menghilang ke dalam danau. ketika itu Farrel tengah bertugas mengawasi kehadiran tentara musuh. pada Mei 1943, Inggris tengah menghadapi Perang Dunia II.
Sejak saat itu berbagai ekspedisi penelitian ramai digencarkan. Beberapa di antaranya mampu mengabadikan sebuah makhluk raksasa di dasar danau dengan kamera bawah tanah. Pencarian dilakukan. Para pencari menggunakan sinyal radar yang dipancarkan ke setiap penjuru danau. Pancaran sinyal yang mengenai objek akan memantulkan sekaligus dapat mengirimkan bentuk objek tersebut. Peralatan-peralatan banggih tersebut diharapkan dapat menangkap keberadaan Nessie atau makhluk apa pun di dasar danau yang kemunculannya sering menggemparkan. Namun, dengan peralatan canggih tersebut terkadang tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Beberapa pencari bahkan mengakhiri ekspedisi dengan tangan hampa. Hal inilah yang akhirnya menjadi pertanyaan. Apakah Nessie benar-benar ada atau hanya makhluk khayalan?
Bagi yang mempercayai Nessie mereka mulai berteori. Mungkin Nessie adalah makhluk purbakala yang berhasil selamat dari bencana super dahsyat yang menghancurkan populasi mereka jutaan tahun silam? Nessie adalah keturunan dinosaurus dari spesies plesiosaurus. Spesies ini adalah dinosaurus berleher panjang, berhabitat di lautan, karnivor, dan hidup antara 200 juta hingga 65 juta tahun silam. teori ini diperkuat dengan ditemukannya fosil berupa empat tulang belakang lengkap dengan saraf dan urat nadi yang diperkirakan berusia 150 juta tahun yang lalu. Fosil tersebut ditemukan oleh Gerald McSorley di kawasan dangkal Loch Ness. Setelah diidentifikasi kemungkinan besar fosil itu adalah fosil plesiosaurus.
Jika memang benar fosil itu adalah plesiosaurus dan Nessie adalah keturunan plesiosaurus, pertanyaannya adalah bagaimana plesiosaurus yang berhabitat di lautan dapat terjebak di sebuah danau dan bagaimana makhluk tersebut selamat dari bencana dahsyat jutaan tahun silam? Teori apa pun yang akan dirumuskan, orang akan sedikit berhumor Nessie lebih pemalu daripada kembarannya yang tinggal di Kanada. Itulah yang sekarang dapat disimpulkan.
Tempat tinggal Nessie tepatnya di Loch ness, sebuah danau besar di dataran tinggi Skotlandia sekitar 37 km sebelah barat-daya Kota Inverness, Skotlandia. Loch Ness adalah danau terbesar ke dua setelah Danau Lamond di Skotlandia. Sementara itu, jika diukur dari kedalamannya yang mencapai 230 m merupakan danau terdalam di kawasan Inggris Raya. Sebuah pulau kecil bernama Pulau Cherry terletak di tengah-tengah Loch Ness.
Kisah Nessie telah lama melegenda sejak kira-kira abad ke6 M, orang-orang di sekitar Loch ness telah digemparkan dengan keberadaan makhluk ini. Sebuah naskah kuno yang ditulis Adaman berjudul Life of St Columba menceritakan seorang rohaniawan St Columba yang menolong orang -orang suku Pitc yang tiba-tbia diserang makhluk air raksasa ketika berlayar di Loch Ness. Suku Pitc adalah penduduk Skotlandia Kuno. St Columba berhasil megnusir monster tersebut dengan merapal doa dari daratan. Peristiwa tersebut dieprkirakan terjadi pada 565.
Kisah Nessie terus dibicarakan penduduk setempat, tetapi kepopulerannya hampir tenggelam pada sekitar 1800-an. Isu Nessie kembali merebak di tahun 1930-an. Kali ini bukan hanya di Skotlandia yang menderita demam Nessie, melainkan di seluruh dunia. Kisahnya bermula dari cerita sepasang suami istri yang memergoki makhluk luar biasa. Lelaki yang bernama Spencer dan istrinya mengaku melihat makhluk yang sangat besar melintas di depan mata. Betapa terkejutnya mereka, makhluk raksasa tersebut berleher panjang yang berjalan ke arah danau dan menghilang di balik rimbunan semak tebal. Peristiwa itu terjadi pada 22 Juli 1933.
Tahun berikutnya, giliran penduduk setempat yang bernama grant membuat cerita. Pada pukul 1 dini hari pada 5 Januari 1934, dia mengaku melihat sosok makhluk raksasa muncul di tepi danau. Ketika Grant berusaha mendekat, makhluk itu lebih dulu menyadari kehadirannya. Grant hanya dapat melihat bekas riak air selepas makhluk raksasa itu menyelam ke dalam danau. Memang, banyak orang menyesalkan Nessie terlalu 'pemalu'. Makhluk itu tidak mau muncul di hdapan orang-orang untuk memperlihatkan eksistensinya, atau paling tidak, sedikit berlama-lama muncul ke permukaan. banyak yang mengaku telah melihat Nessie, tapi cerita mereka sebatas kisah tanpa bukti yang dapat dipercaya.
| Fosil spesies plesiosaurus di National History Museum di London |
![]() | |||
| Penampakan Nessie yang berhasil diabadikan dalam jepretan kamera. |
Sejak saat itu berbagai ekspedisi penelitian ramai digencarkan. Beberapa di antaranya mampu mengabadikan sebuah makhluk raksasa di dasar danau dengan kamera bawah tanah. Pencarian dilakukan. Para pencari menggunakan sinyal radar yang dipancarkan ke setiap penjuru danau. Pancaran sinyal yang mengenai objek akan memantulkan sekaligus dapat mengirimkan bentuk objek tersebut. Peralatan-peralatan banggih tersebut diharapkan dapat menangkap keberadaan Nessie atau makhluk apa pun di dasar danau yang kemunculannya sering menggemparkan. Namun, dengan peralatan canggih tersebut terkadang tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Beberapa pencari bahkan mengakhiri ekspedisi dengan tangan hampa. Hal inilah yang akhirnya menjadi pertanyaan. Apakah Nessie benar-benar ada atau hanya makhluk khayalan?
| Peneliti yang menemukan fosil plesiosurus di tepi Loch Ness |
![]() |
| Jenis dinosaurus spesies plesiosaurus |
Subscribe to:
Posts (Atom)


