About

Hi guys... blog ini menghimpun serakan fakta-fakta dan kisah-kisah misterius yang selalu mngundang rasa penasaran banyak orang. Apakah kamu termasuk penggemar cerita sejenis itu? Legenda-legenda misterius semisal teka-teki Segitiga Bermuda, kebenaran Benua Atlantis, keberadaan UFO, fakta kehidupan di Planet Mars, atau kondisi masa lalu Pulau Irian, misteri perputaran waktu, kutukan kematian dari Mesir jejak-jejak reinkarnasi, misteri bangunan terberat di dunia, kebenaran cerita vampir, dan lain sebagainya. Jadi, simak artikelnya dan tuntaskan rasa penasaranmu! Kalo suka please follow ya...Enjoy :)

Sunday, October 30, 2011

Ledakan Tunguska: Meteor, Komet, atau Asteroid?

Pada 30 Juni 1908 pukul 17.17 waktu setempat di daerah Tunguska, Rusia ditempa ledakan dahsyat yang getarannya mengguncang hampir seluruh Eurasia. Ledakannya lebih kuat 1000 kali dari bom atom Hiroshima. Ketika itu belum ada skala ritcher, tetapi diperkirakan gelombang kejutnya setara dengan gempa bumi skala 5,0 ritcher. Area seluas 2.150 km2 hancur, lebih dari 80 juta pohon tumbang, dan hangus terbakar. Ledakan dahsyat itu dinamakan Peristiwa Tunguska. Pasca-ledakan, debu kosmik berhamburan di atmosfer menghasilkan pemandangan luar biasa. Langit malam di Eropa terlihat terang benderang.

Anehnya, tidak ada yang tahu penyebab Peristiwa Tunguska. Hutan memang habis terbakar, tetapi benda apa yangg meledak tidak dapat diidentifikasi. Tidak ada kawah seandainya terjadi tumbukan. Tidak ada sisa-sisa benda apa pun itu seandainya ada sesuatu yang meledak. Sebelum peristiwa ledakan, banyak saksi melaporkan melihat bola api menyala meluncur cepat di angkasa, lalu tak lama berselang ledakan mahadahsyat terjadi di sekitar Hutan Tunguska. Api terlihat menulang tinggi disertai gelombang panas menyapu daerah sekitar sekencang angin topan.

"Aku duduk di rumah di Vanavara pos perdagangan (65 mil dari ledakan) menghadap utara. Tiba-tiba aku melihat langit terbelah dua dan api muncul tinggi dan luas di atas hutan. Pemandangan di utara terlihat tertutup api. Pada saat itu aku menjadi sangat panas dan tidak tahan, seolah-olah bajuku terbakar...," kata seorang saksi mata mengisahkan pengalamannya.

Beragam teori diajukan untuk memecahkan misteri Peristiwa Tunguska. Macam-macam saja pendapatnnya ada yang menyebut kecelakaan pesawat UFO, mungkin pula black hole, sedangkan yang lain mengatakan komet, ,meteor, atau asteroid telah memasuki atmosfer bumi, terbakar, kemudian meledak. Bahkan, yang lebih mencengangkan ada yang mengatakan ledakan itu adalah percobaan ahli fisika Nikola Tesla yang gagal. Benarkah?

Sayangannya misteri ini seperti terbengkalai. Pada masa itu Rusia Tengah mengalami masa-masa sulit pergolakan politik, Perang Dunia I, Revolusi tahun 1917, dan Perang Saudara Rusia. Akibatnya, tidak ada perhatian Pemerintah Rusia terhadap peristiwa ini. Padahal, dunia terus diliputi rasa penasaran. Penelitian serius baru dilakukan tahun 1921 oleh Leonid Kulik. Kulik yang memperkirakan ledakan Tunguska disebabkan meteor memfokuskan perhatian pada pencarian 'Meteor Tunguska'. Ada sebuah rawa di sana, Kulik memprediksi itulah lubang yang disebabkan karena tumbukan meteorit.Setelah susah payah mengeringkan rawa, Kulik hanya menemukan kekecewaan. Tidak ada apa pun di rawa itu. Meteor Tunguska dicari tidak pernah ditemukan, orang-orang pun mulai menyangsikan teori Metoer Tunguska. Meskipun demikiam penelitian yang dilakukan Kulik tetap bermanfaat, dia berhasil melakukan survei foto udara di daerah ledakan Tunguska pada 1938.

Setelah dilakukan penelitian yang lebih intensif ditemukan fakta baru. Pohon-pohon yang selamat dari kebakaran memperlihatkan lingkaran tahun yang leibh gemuk dari kebakaran darpada tahun-tahun lainnya. Fakta ini memunculkan spekulasi bahwa ledakan itu terjadi bukan di permukaan bumi, melainkan di udara. Selain itu, juga ditemukan butir-butir silikat seperti kaca yang mengandung partikel besi. Kondisi ini mengingatkan pada percobaan nuklir di Alarmogordo. Amerika Serikat dan juga percobaan nuklir di tempat lain. Antara percobaan nuklir di Alrmogordo dan ledakan Tunguska ada banyak kesamaan. Apakah artinya ledakan itu adalah ledakan nuklir? Benarkah Nicola Tesla tengah melakukan percobaan nuklir dan gagal?

Persperktif alin dikemukakan oleh ahli-ahli aerodinamika dan peroketan. Analisis dari bukti-bukti kerusakan dan gelombang balistik menunjukkan bahwa lintasan yang ditempuh bola api tidak lurus, melainkan melengkung. Bola api itu pertama kali terlihat di atas Desa Keshma membelok ke timur menuju Preobrazhenka lalu berubah arah ke barat. Tiba di sebelah utara Vanavara terjadilah ledakan. LOgikanya, lintasan yang berbelok tidak mungkin dilakukan oleh benda alamiah. Sesuatu itu pastilah benda buatan. Mungkinkah itu adalah kecelakaan UFO, wahana ruang angkasa dari perdaban lain? Tetapi jika itu adalah UFO mengapa tidak ada serpihan pesawatnya?

Pada 1930, astronom Inggris Whipple FJW berpendapat peristiwa Tunguska disebabkan oleh komet kecil. KOmet yang terdiri dari debu dan es akan terbakar dan menguap ketika menembus lapisan atmosfer bumi. Itulah sebabnya mengapa tidak ditemui bekas-bekas ledakan di tanah karena ledakannya terjadi di udara.

Michael Kelley, seorang profesor dari Universitas Cornell sealgn satu abad kemudian mendukung hipotesis Whipple. Dia menghubungkan Peristiwa Tunguska dengan fenomena pembuangan asap ketika pesawat antariksa NASA lepas landas. Asap yang keluar dari pesawat tersebut membentuk awan bercahaya terang pada malam hari. Awan yang sama juga terlihat sehari setelah ledakan Tunguska. Awan ini dinamakan noctilucent, yakni awan yang terbentuk akibat pertikel es dan dapat terbentuk di ketinggian langit yang disertai temperatur yang luar biasa dingin. Ketika komet masuk ke dalam atmosfer, sejumlah besar uap air tersembur ke atmosfer oleh nukleus es dari komet dengan energi yang luar biasa. Hal inilah yang menyebabkan awan noctilucent terbentuk sehari sesudah ledakan terjadi. Kelly dan timnya menyaksikan awan noctilucent setelah pesawat antariksa Endeavour (STS-118) diluncurkan pada 8 Agustus 2007.

"Bukti-bukti yang ada cukup jelas menunjukkan bahwa bumi ditabrak oleh sebuah komet pada 1908," kata Cornell seperti yang dilansir dari jurnal Geophysical Research Letter. JUrnal ini diterbitkan American Geophysical Union pada 24 Juni 2009.

Apa pun yang meledak, Peristiwa Tunguska adalah ledakan terbesar pada abad ke-20. Apa jadinya jika itu terjadi di kota metropolitan padat penduduk?

Thursday, October 20, 2011

Piramida Khufu, Misteri Bangunan Terberat di Dunia

Mesir adalah negeri eksotik yang menyimpan sejumlah misteri tanpa jawab. Di tengah gurun yang panas dan kering, di sana tertumpuk batu-batuan seberat puluhan ton. Setiap orang tahu batuan tersebut tidak asal tumpuk, tetapi membentuk bagnunan megah yang mengagumkan. Ya, siapa yang tidak mengenal piramida? Bangunan berbentuk limas yang ditemukan di Mesir, tetapi juga di Amerika bagian tengah dan selatan, pun di Asia. Candi Borobudur, candi terbesar di dunia pun ditengarai sebagai bentuk piramida dalam versi lain.

Piramida tertua di Mesir terletak di Saqqara. Piramida ini adalah kuburan Fir'aun Djoser yang diperkirakan dibangun pada 2600 SM. Menurut catatan sejarah Piramida Djoser didesain oleh Imhotep dengan menumpuk batu membentuk tangga menuju puncak. Bentuk tangga ini dimaksudkan agar ruh yang meninggal dapat naik ke langit dengan melewati tangga-tangga tersebut. Generasi berikutnya 1.400 tahun setelah kematian Imhotep, orang tersebut dijadikan dewa.

Sementara itu, piramida terbesar di Mesir dinamakan Piramida Khufu (Cheop). Piramida ini adalah satu dari tiga piramida yang terletak di wilayah Giza. Dua piramida lainnya bernama Piramida Khafre dan Piramida Menkaure. Namun, dua piramida ini tidak sebesar Piramida Khufu dari dinasti ke-4 Mesir yang memerintah dari 2590-2567 SM. Luasnya sekitar 0.5 km2 dengan tinggi 148m. Jumlah batu yang digunakan mencapai 2.5 juta blok batu. Masing-masing blok batu sebesar 2 ton hingga 70 ton. Oleh sebab itu, berat keseluruhan bangunan ini sekitar 6.5 juta ton. Pembangunannya diperkirakan memakan waktu 80 tahun dengan mengerahkan pekerja 20.000-30.000 orang. Sungguh bukan pekerjaan mudah.
Piramida Khufu dan Sphinx yang terletak di depannya

Mengapa orang zaman dahulu menyukai bangunan berstruktur limas? Menurut para ahli bentuk limas inilah yang paling sederhana dan paling awal diketahui manusia. Namun, apabila dipikirkan ulang bentuk limas ini tidak sesederhana yang dibayangkan. Agar mendapatkan bentuk limas sempurna, seorang arsitek harus menghitung sudut-sudut keempat sisi sehingga diperoleh bentuk kerucut. Jika keempat sudutnya miring dan sedikit menyimpang, maka ketika menutup titik puncak tidak mungkin menyatu di satu titik. Jika ini terjadi, maka pembangunan dinyatakan gagal. Selain itu, hal lain yang perlu diperkirakan adalah bagaimana memotong, mengangkut, memasang balok-balok batu ke tempatnya. Batu-batu tersebut dipotong dengan ketepatan yang luar biasa sehingga ketika ditumpuk tidak menyisakan celah sedikit pun. Bahkan, selembar kartu pun tidak akan mampu menelusup ke celahnya.

Terdapat perbedaan antara piramida di Mesir dengan piramida yang didirikan bangsa Mesoamerika (suku Maya, Tottec, Inca, dan Aztec). Piramida yang dibangun suku Maya misalnya yang terdapat di kota bersejarah Chichen Itza, piramida di sana puncaknya berbentuk datar, sedangkan yang ada di Mesir puncaknya berbentuk kerucut.

Setiap piramida dibangun dengan tujuan-tujuan khusus dan dengan perhitungan yang cermat. Di Mesir selain sebagai makam, pembangunan piramida juga merepresentasikan kepercayaan yang mereka anut. Bangsa Mesir Kuno memuja banyak dewa, salah satunya adalah Dewa Ra (Matahari) sebagai dewa tertinggi. Oleh sebab itu, dalam membangunn piramida hampir dipastikan pada bagian atasnya terdapat sebuah lubang. Lubang ini menghadap ke arah matahari terbit.

Bangsa Mesir kuno memercayai ketika seorang fir'aun meninggal, dia akan menjadi raja orang-orang mati yang disebut Osiris. Sementara fir'aun yang baru akan menjadi Horus, dewa langit dan pelindung dewa matahari. Terbit dan tenggelamnya matahari melambangkan pergantian siklus ini. Ruh fir'aun yang meninggal dipercaya masih tetap berada di tubuh jasmaninya asalkan tubuh tersebut tidak rusak. Oleh sebab itulah, mayat fir'aun dimumikan agat bertahan lama dan dirawat baik. Jika mayat fir'aun rusak, dia tidak dapat menjalankan tugasnya sebagai raja orang-orang mati. Malapetaka akan datang jika hal ini terjadi. Selain itu, bagi orang-orang yang membangun piramida fir'aun dipercaya ruh mereka akan abadi setelah mati.

Piramida Khufu dikenal dunia ketika Herodotus, sejarawan dari Yunani mengunjungi Mesir pada tahun 450 SM. Dia menuliskan mengenai pendirian Piramida Khufu, kapan didirikan, dan bagaimana mendirikannya. Namun, seluruh penjelasannya dibingkai dengan kata konon katanya. Sesuatu yang mengindikasikan masih membutuhkan verifikasi. Akan tetapi, apa yang diungkapkan Herodotus di kemudian hari seakan menjadi dalil bagi sarjana-sarjana sejarah setelahnya.

Sampai pada 2008, di Mesir telah ditemukan piramida berjumlah 118 buah. Dari seluruh jumlah itu ternyata Piramida Khufu memiliki karakteristik yang berbeda dari piramida kebanyakan, terutama patung Sphinx yang berada di depannya. Hal ini menimbulkan sangkaan bahwa mungkin saja Piramida Khufu, bangunan terberat yang pernah didirikan manusia dan Sphinx bukan hasil pembangunan bagnsa Mesir Kuno, melainkan bagnsa sebelumnya yang sudah lama punah. Bangunan itu sudah ada di sana sebagai peninggalan bisu sebelum bangsa Mesir Kuno menemukan dan melanjutkan pembangunannya.

Tuesday, October 11, 2011

Perang Nuklir Zaman Prasejarah. Mungkinkah?

Pada hakikatnya sebuah karya sastra tidak lahir dari sebuah kekosongan dan ketiadaan. Menurut proses penciptaannya, sastra adalah hasil interpretasi seorang pengarang terhadap kenyataan sehari-hari yang diolah dalam pikiran melalui proses kreasi dan imajinasi. Karya sastra sejarah salah satunya adalah sastra sejarah. Karya sastra sejarah biasanya diilhami dari sebuah peristiwa sejarah yang benar-benar pernah terjadi. Meskipun sastra sejarah, apa yang terkandung di dalamnya tetap tidak dapat dijadikan kebenaran sejarah. Keberadaanya hanya dapat dijadikan acuan atau referensi dalam melihat sebuah sejarah. Hal semacam inilah yang terjadi dalam melihat sebuah sejarah. hal semacam inilah yang terjadi pada penelitian kebudayaan India Kuno.

"Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Vimana dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa yang sekali tembak dapat menghanguskan wilayah musuh. Seperti hujan lebat yang kencang, mengepung musuh dengan kekuatannya yang sangat dahsyat".

"Matahari seakan bergoyang di angkasa, panas membara mengerikan yang dilepaskan senjata ini membuat bumi bergoncang, gunung bergoyang di kawasan darat yang luas, binatang mati terbakar dan berubah bentuk, air sungai kering kerontang, ikan, udang, dan lain-lain semuanya mati".

Dua petikan di atas adalah sekuel epik Mahabarata yang mencapai klimaks pada Perang Bharatayuda. Epik ini mengisahkan konflik antara keturunan Pandu (Amarta) dengan Destaratha (Atinapura). Konon, cerita Mahabrata telah disusun sejak abad ke-8 SM. Diceritakan , Bharatayuda adalah peperangan yang luar biasa yang dimenangkan oleh Amarta. Tentu imajinasi sang pengarang turut serta dalam proses penceritaannya. Akan tetapi, para peneliti India Kuno mulai mempertanyakan epik tersebut. Mereka curiga perang mahabesar itu benar-benar pernah terjadi. Makin lama makin kuat sangkaan itu seiring dengan ditemukan bukti-bukti arkeologis. Dari sekuel di atas, yang menjadi peranyaan apa itu Gandewa yang digunakan Arjuna dalam berperang? Gandewa sepertinya digambarkan sebagai senjata yang memiliki kekuatan penghancur luar biasa. Ketika Gandewa ditembakkan, bumi bergoncang, terbakar, dan semua makhluk hidup mati. Apakah Gandewa semacam senjata permusnah massal seperti nuklir?

Di sebuah wilayah di distrik Rajasthan (India) permukaan tanahnya mengandung radioaktif seluar 3 mil persegi. Pancaran radioaktifnya sangat kuat sehingga oleh pemerintah setempat, wilayah tersebut ditutup untuk umum dan dinyatakan berbahaya. Tempat tersebut terletak 10 mil sebelah barat ibukota Jodphur.

Pada awalnya, di area tersebut dibangun perumahan. Namun, muncul berbagai keanehan seperti seringnya bayi terlahir cacat dan risiko penyakit kanker yang tinggi pada orang yang tinggal atau bekerja di sana. Fenomena tersebut menarik perhatian para ilmuwan. Lee Hundlay mendatangi area tersebut dan  mengadakan penelitian. Dia menemukan bukti-bukti telah terjadi ledakan atom yang terjadi antara 8000-12000 tahun yang lalu.

Penelitian arkeologis kemudia digiatkan di India dan Pakistan, tempat-tempat yang diduga sebagai pusat peradaban India Kuno. Penelitian tersebut menghasilkan temuan yang sulit dipercaya. Di tepian sungai Gangga di India, para arkeolog menemukan batu-batu hangus di atas hulu sungai. Batu-batu besar runtuh dan melekat menjadi satu. Padahal, untuk melebur batuan tersebut dibutuhkan suhu paling rendah 1800 Celcius. Panas api biasa tidak mampu mencapai suhu setinggi itu, hanya pada ledakan sehenis senjata nuklir yang mampu mencapainya.

Tidak jauh berbeda dengan penemuan di dalam hutan pedalaman India. Di sana ditemukan reruntuhan kota kuno dan berbagai peninggalan berupa kristal-kristal dan sisa bebatuan yang hangus. Tembok kota yang runtuh terkristalisasi, begitu pula dengan peninggalan-peninggalan lain yang berhasil ditemukan. Batuan kristal pada tempat tersebut sama persis dengan batuan kristal pada kawasan percobaan nuklir sekarang ini.

Di Rishi, Mohenjodaro (Pakistan), para arkeolog menemukan puing-puing dan sisa-sisa tengkorak manusia mengandung residu radioaktif yang hanya dapat dihasilkan dari sebuah ledakan thermonuklir skala besar. Penemuan dengan sisa radioaktif tinggi ini sama dengan yang dijumpai di Nagasaki dan Hiroshima.
Benarkah pada zaman purbakala pernah terjadi perang nuklir?

Melengkapi apa yang ditemukan di situs India, di Negara Gabon, Afrika, tepatnya di Oklo ditemukan reaktor nuklir. Dari hasil analisis geologis reaktor tersebut berumur sekira dua miliar tahun. Proses penemuannya secara tidak sengaja. Sebuah perusahaan di Prancis pada 1972 bermaksud mengimpor biji mineral uranium dari Oklo. Ketika biji uranium sampai ke tangan merekam ternyata biji uranium import tersebut sudah pernah diolah dan dimanfaatkan sebelumnya. Tentu saja penemuan ini sangat mengejutkan. Kemudian, para peneliti berbondong-bondong mendatangi Oklo. Hasil riset menunjukkan daerah tersebut adalah sebuah reaktor uranium berskala besar dengan kapasitas kurang lebih 500 ton biji uranium di enam wilayah. Dari kapasitas tersebut diduga dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 ribu watt. Tambang reaktor nuklir tersebut tertata dengan baik dengan limbah penambangan reaktor yang dibatasi dan tidak tersebar luas. Jika ditinjau dari segi lay-out reaktor nuklir zaman sekarang pun kalah dengan reaktor purba tersebut. Manusia zaman sekarang masih bermasalah dengan limbah nuklir, tetapi manusia yang membangun reaktor purba tersebut telah memahami dan tahu cara memanfaatkan topografi alam utnuk menyimpan limbah nuklir.

Penemuan situs bekas radioaktif dan reaktor nuklir purba ini melengkapi teori tentang masa emas para periode prasejarah. Kemungkinan besar beribu-ribu atau bahkan bermiliar-miliar tahun lalu penduduk di bumi telah mencapai perdaban dan teknologi maju yang mungkin lebih maju daripada masa sekarang ini. Namun, mengapa kemajuan teknologi tersebut tidak dapat terawriskan pada generasi selanjutnya? Dari sudur pandang berbeda, bukti penemuan arkeologis juga memperlihatkan penemuan dinosaurus yang berumur jutaan tahun. Apakah ini berarti manusia pernah hidup sezaman dengan dinosaurus? Daripada menambah polemik, bukankah lebih baik menyingkapi bahwa penemuan tersebut mungkin adalah klimaks dalam peradaban mereka. Kemajuan teknologi pemusnah massal. Senjata itu pula yang akhirnya memberangus kebudayaan mereka. Akhirnya, manusia harus kembali mengulang sejarahnya dari nol. Sekarang dengan ditemukan nuklir, apakah manusia tengah menjalani siklus peradaban tersebut?


Monday, September 5, 2011

Jejak-jejak Reinkarnasi (Bag2/2)

Penelitian lain pernah dilakukan Stevenson, seorang profesor dari Universitas virgiana. Dia menghabiskan waktunya selama 40 tahun tunuk mengoleksi 2.600 contoh kasus-kasus anak-anak berusia 2-7 tahun yang kemungkinan besar mengalami reinkarnasi. Anak-anak ini meski belia, mereka dapat mengetahui dan menceritakan suatu tempat yang letaknya bermil-mil jauhnya dri tempat tinggalnya dengan kondisi mndasar beberapa puluh tahun lalu. Padahal, tempat yang mereka ceritakan sama sekali belum pernah dikunjunginya dan kebanyakan anak-anak itu mampu berbicara bahasa dari bangsa lain tanpa diajari. Stevenson mengumpulkan temuannya dalam sebuah buku berjudul Anak-Anak yang Memiliki Memori Abad Silam: Mengenal Permasalahan Reinkarnasi.

Selain mengeksplorasi ingatan masa lalu, Stevenson juga meneliti birthmark (tanda lahir atau toh). Dia mengoleksi 200 lebih kasus yang berkaitan dengan tanda lahir. Pada kasus-kasus tersebut kebanyakan mereka menceritakan tanda semacam itu didapatnya dari kehidupan sebelumnya. Ada yang mati lantaran tertembak, tertusuk benda tajam, atau mengalami luka tepat pada temapt tanda lahir. Pada 17 kasus dari seluruh penemuannya, Stevenson memperoleh catatan medis tentang pembedahan mayat yang berkaitan dengan hal tersebut. hal ini membuktikan proses kematian orang yang terkait mirip dengan apa yang dikisahkan anak-anak tersebut. Stevenson merangkumnya dalam sebuah buku Titik Persimpangan reinkarnasi dan Ilmu biologi.

Kisah reinkarnasi yang spektakuler dan terkenal adalah yang dialami dorothy Eady. Kisahnya dimulai ketika Dorothy berusia 3 tahun terjatuh dari lantai atas rumahnya. Dia mengalami koma dan tim dokter menjatuhkan vonis meninggal dunia karena tanda-tanda kehidupan dan seluruh organ vital Dorothy telah berhenti beraktivitas. Seluruh keluarga dorothy diliputi kesedihan mendalam. Akan tetapi stuaru kajaiban terjadi, ketika akan dikuburkan tiba-tiba gadis cilik itu bangkit dalam kondisi sear bugar. Tentu hal ini menggembirakan sekaligus mengejutkan semua orang. Dorothy yang tadinya meninggal seperti dihidupkan kembali. Setelah kebangkitannya itu orangtua Dorthy merasakan ada sesuatu yang aneh pada diri anaknya. Dorothy yang baru berumur tiga tahun memiliki kepribadian yang jauh lebih dewasa dan senantiasa bermimpi mengenai kuil-kuil Mesir Kuno. Sangat berbeda dengan Dorothy, anak mereka, sebelum mengalami koma.
Dorothy Eady
Hal yang membingungkan kedua orangtuanya yang keturunan Irlandia, Dorothy sering menuntut untuk dipulangkan ke tempat tinggalnya. Anehnya lagi Dorothy kecil mampu mendeskripsikan kehidupan Mesir Kuno terutama dinasti Fir'aun Seti I. Ketika Dorothy dewasa di bergaul dengan ernest A Wallis Budge seorang kurator dan pakar Mesir di British Museum terpesona pada pengetahuan dan kemahiran Dorothy dalam menuliskan dan menerjemahkan hieroglif Mesir Kuno serta kedalaman pengetahuannya tentang detail kuil-kuil Mesir Kuno dan zaman Firaun Seti I. Padahal, tidak ada yang mengajari Dorothy entang semua itu. Pengethuan yang luar biasa menjadikannya memperoleh pekerjaan sebagai asisten arkeolog dalam penggalian di situs Situs Giza di Kairo. Dia juga pernah bekerja pada Ahmed Fakhry sebagai konsultan dan asisten pada penelitian piramida di Dahshur. Peran Dorothy dalam penelitian-penelitian tersebut sangat vital dan sungguh mengagumkan. dorothy sangat memahami budaya, arsitektur, dan sistem pemujaan dewa-dewa di zaman Mesir Kuno. Ia memberikan gambaran yang detail, menerjemahkan hieroglif dengan mudah, dan memberi saran-saran ilmiah yang ternyata sejalan dengan fakta sejarah yang kemudian ditemukan para ahli Mesir. Dia melakukan semua itu selama dua puluh tahun lebih.

Dorothy mengaku dia adalah reinkarnasi dari seorang tokoh 'biarawati' pelayan kuil Osiris di Abydos pada zaman Fir'aun Seti I Mesir Kuno yang pernah hidup pada masa antara 1320-1200 SM. Dia bernama Omm Sety dan telah menitis pada tubuh Dorothy Eady.

Selain Dorothy Eady, kisah reinkarnasi yang spektakuler juga diceritakan oleh James Leininger yang lahir di tahun 1998 di negara bagian Lousiana, Amerika Serikat. James dipercaya sebagai reinkarnasi dari seorang pilot pesawat angkatan laut bernama James M Huston Jr, yang gugur pada Perang Dunia II. Pesawatnya jatuh di atas Samudra Pasifik karena terkena meriam Jepang.
James Huston (kiri) dan James Leininger
James Leininger mampu menceritakan peristiwa nahas tersebut tanpa seorang pun mengajarinya. Kemudia, apa yang diceritakan Leininger mendapatkan pembenaran dari para tentara tua yang lolos dari maut selama Perang Dunia II.

Banyak kisah-kisah spektakuler yang menceritakan pengalaman-pengalaman reinkarnasi. Daripada meributkan benar tidaknya pengalaman tersebut ada hal yang lebih penting untuk dihayati. reinkarnasi mengandung ajaran agar manusia menjalankan kebaikan dan menjauhi kejahatan karena segala sesuatunya mengandung hubungan sebab akibat. Pahala dan dosa pasti mendapatkan imbalan yang semestinya.

Sunday, September 4, 2011

Jejak-jejak Reinkarnasi (Bag1/2)

Reinkarnasi adalah kembalinya jiwa dan roh dari masa lalu ke tubuh seorang manusia di masa kini. Pada kepercayaan reinkasrnasi, setiap roh tidak hanya hidup sekali, tetapi berulang kali. Di kalangan rakyat Tiongkok terawriskan sebuah peribahasa "satu meter di atas kepala terdapat malikat". Peribahasa ini mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia selalu ada yang mengawasi. Oleh sebab itu, manusia sebisa mungkin mengumpulkan amal kebajikan dan menjuihi kejahatan karena pahala-dosa terangkai dalam sistem kausalitas. Kebaikan atau keburukan akan terus meyertai sebuah jiwa dan dari semua akumulasinya diaturlah dalam kehidupan berikutnya. Singkatnya, semua itu adalah karma.

Gejala reinkarnasi telah menarik minat para ilmuawn untuk menelitinya. Gina Cerminara dalam waktu 20 tahun telah meneliti tanda-tanda reinkarnasi. Dia berhasil menulis buku berjudul Many Mansions yang membeberkan contoh peristiwa reinkarnasi yang berhubungan dengan karma keran kehidupan sebelumnya dengan kesehatan kehidupan masa sekarang Gina membuktikan adanya hubungan erat antara reinkarnasi dan karma. Edisi pertama buku ini terbit pada 1995. Many Mansions ditulis Gina dari dokumen Edgar Cayne dalam wacana reinkarnasinya. Cayne adalah seorang paranormal yang dalam kondisi terhipnotis dapat mendiagnosis penyakit seseorang yang berada ribuan mil dari dirinya.

Cayne lewat kemampuannya relah mengobati banyak pasien. Salah satunya adalah Shalma Alabama. Gadis tersebut tiba-tiba kehilangan kesadaran dan pikirannya. Gadis tersebut dimasukkan dalam rumah sakit jiwa dan setelah melampaui banyak pemeriksaan, dokter tidak dapat menemukan penyebab hilangnya kesadaran Shalma. Salah satu anggota keluarga Shalma meminta pertolongan Cayne. Pada kondisi terhipnotis, Cayne mengalami masalah di giginya. Sebuah geraham sumsum dan gigi menghimpit sebuah saraf. Jika saja gigi itu dicabut dan setelah tekanannya hilang, maka kondisinya akan kembali normal. dokter melakukan operasi rongga mulut dan menemukan keadaan yang diceritakan Cayne. Akhirnya setelah kondisi gigi diperbaiki, Shalma kembali sadar seperti sedia kala.

Tidak hanya Shalma, Cayne pernah menolong bayi prematur yang mengalami kejang klonus parah, menyembuhkan epilepsi seorang uskup Kanada, radang sendi parah yang diderita seorang siswa SMU, mengembalikan penglihatan seorang lelaki penderita galukoma, menyembuhkan dokter gigi yang terserang migrain hingga 20 tahun, dan masih banyak lagi. Hebatnya, Cayne ttidak perlu menemui pasiennya secara individu dengan tatap muka. Fungsi kemampuan pandangan jarak jauh Cayne tidak hanya mampu mendiagnosis suatu penyakit, tetapi juga dapat melihat materi di luar tubuh manusia. Dia dapat melihat hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam semesta dan hubungan manusia dengan kehidupan sebelumnya.

Menurut pandangan Cayne kondisi seseorang, nasib malang, atau penderitaan mempunyai hubungan sebab akibat dengan kehidupan sebelumnya. Cayne terkadang melakukang terapi atau pengobatan terhadap para pasiennya dengan mencari sumbernya di kehidupan terdahulu yang pernah dialami jiwa pasien tersebut. Sebab akibat ini yang disebut karma dalam Many Mansions digolongkan menjadi tiga, yakni Boomerang Karma, Organismis Karma, dan Symbolic Karma.

Boomerang Karma dicontohkan Cayne ketika dia mengobati seorang yang buta matanya semenjak lahir. Ketika Cayne melakukan penerawangan, dia mengetahui bahwa orang tersebut memiliki pengalaman empat kali reinkarnasi. Satu kali  di antaranya adalah ketika di suatu masa dia menjadi seorang anggota suku tak beradab. Pekerjannya adalah menyepuh mata musuh hingga buta. Disebabkan dosanya ini, di kehidupan yang sekarang dia harus menderita buta.

Golongan kedua adalah Organismic Karma. Karma ini disebabkan penggunaan suatu organ tubuh secara sewenang-wenang pada suatu kehidupan sebelumnya dan megnakibatkan balasan patogen dari organ tersebut. Contohnya ketika suatu hari seorang laki-laki mendatangi Cayne, dia mengeluhkan pencernaannya sangat lemah. Kehidupan kesehariannya menjadi sangat terganggu. Agar dapat mencerna sepotong daging saja, daya pencernaannya membutuhkan waku berjam-jam lamanya.

Pada orang ini, Cayne menemukan kehidupan yang pernah dijalaninya. Laki-laki itu pernah hidup pada amsa Prancis dikuasai Raja Louis ke-13. Dia adalah seorang pengawal istana raja yang sangat setia dan penuh tanggung jawab, tetapi mempunyai kebiasaan buruk dalam mengontrol nafsu makannya. Kemudian, dalam suatu kehidupan yang lain dia menjabat menjadi dokter kerajaan dan juga seorang ahli memasak. Disebabkan tidak disiplin dalam urusan makanan pada kedua kehidupan ini, pada kehidupan sekarang dia mengalami hal yang timbal balik untuk menutupi kekurangannya pada kehidupan sebelumnya.

Golongan yang ketiga adalah Symbolic Karma. Cayne pernah menemukan seorang remaja yang mengalami kekurangan darah sejak kanak-kanak. Segala terapi pengobatan pernah dilalui remaja ini, tetapi tidak mengahsilkan efek yang memuaskan. Ternyata di dalam kehidupan sebelumya, Cayne menerawang dia pernah menjadi penguasa di Peru pada zama purbakala. Ketika itu sikapnya sangat kejam dan sadis. Dia banyak memerintahkan peperangan dan mengakibatkan pertumpahan darah rakyatnya.
Edgar Cayne

Saturday, September 3, 2011

Apakah Ada Kehidupan di Planet Mars?

Pada sistem tata surya, Mars adalah planet keempat setelah bumi. Planet ini dijuluki planet merah karena penampkanya yang kemerah-merahan. Mars memiliki dua buah satelit, yaitu Phobos dan Deimos. Planet ini mengorbit selama 687 hari dalam mengelilingi matahari dan berotasi 24,62 jam. Dalam mitologi Yunani, Mars identik dengan dewa perang, yaitu Aries, putra Zeus dan Hera.

Para peneliti dan ilmuwan telah lama menduga bahwa Mars mungkin saja dapat ditinggali kehidupan atau pernah terjadi kehidupan di sana, entah berapa waktu lampau. Hal ini diasumsikan karena sudah tidak diragukan lagi es ditemukan di planet ini dan dalam jumlah yang sangat sedikit atmosfer Mars yang tipis mengandung oksigen. Meskipun demikian, keadaannya memang tidak cukup ideal untuk manusia. Suhu udara di sana sangat rendah bagitu pula dengan tekanan udaranya, ditambah komposisi udara yang sebagian besar karbon dioksida.

Para peneliti menemui adanya kemiripan antara Bumi dengan Mars. Selain massa Mars yang mendekati massa Bumi juga diketahui bahwa lamanya satu hari di Mars hampir sama dengan Bumi. Kondisi ini memungkinkan Mars mengalami siklus musim seperti yang ada di Bumi. Mars pertama kali diobservasi pada abad ke-17 dan mencapai puncak kepopuleran pada akhir abad ke-19. Pada abad ini para astronom menduga-duga mungkin saja ada sebentuk kehidupan di planet merah itu. Tahun 1854, William Whewell dari trinit College, Cambridge berteori bahwa di Mars terdapat lautan, daratan, dan bentuk kehidupan. Teori ini semakin menguat ketika observasi teleskopik atas permukaan Mars menangkap gambar adanya kanal-kanal misterius. Percival Lowell, pada 1906 menerbitkan buku berjudul Mars. Dia berspekulasi bahwa kanal-kanal tersebut dibangun oleh suatu peradaban. Sayangnya, peradaban itu telah lama musnah.

Beberapa wahana tuang angkasa yang telah dikirm untuk meneliti Mars di antaranya Mariner, Viking, Opportunity, Phoenix, dan lain-lain. Wahana-wahana ini berhasil memotret fenomena-fenomena yang terjadi di Mars. PAda akhir 1976, Viking berhasil mendapatkan gambar sebentuk wajah di permukaan planet Mars. Pihak NASA mengatakan bahwa wajah ini hanyalah sebuah bukti belaka. Mungkin karena permainan antara warna terang dan bayangan yang membuat gambar tersebut meyerupai sebuah wajah. Namun, beberapa orang masih meyakini bahwa itu adalah jejak peradaban yang pernah ada di sana. Pelacakan terhadap kemungkinan di Mars terus dilakukan. Pesawat Suveyor Global NASA yang diluncurkan tahun 1996 menemukan sesatu yang terlihat seperti air beku, selokan, dan tanda-tanda bekas aliran air.
sebentuk gambar wajah di permukaan planet Mars
sebongkah es yang ditemukan di Mars
Penelitian tahun 2000 berhasil menemukan unsur hematite yang mengindikasikan adanya air di masa lampau. Amerika berhasil meluncurkan roket Delta-2 yang menelan biaya 800 juta dolar untuk menyelidiki kemungkinan ini. Pada Desember 2006, Mars Global Suveyor menemukan adanya pergesaeran bentuk sedimen dan celah pada permukaan Mars. Para ilmuwan menyimpulkan pergeseran itu terjadi akibat aliran air, yang berarti pada permukaan Mars amsih terdapat air dalam bentuk aslinya. Memang, penelitian saat ini difokuskan pada kemungkinan ditemukannya air dalam bentuk yang asli. Air dalam bentuk asli inilah yang menjadi sumber adanya kehidupan.

Phoenix Lander sebuah pesawat robot dalam misi eksplorasi luar angkasa di bawah Program scout Mars telah memulai misi pencarian air sejak akhir Mei 2008. Pheonix telah menemukan es cair hanya lima sentimeter di bawah permukaan tanah dan uap air telah terdeteksi di lingkungan atmosfer planet. David Catling, seorang anggota tim asins untuk misi Phoenix yang berkedudukan di Universitas Bristol, mengatakan keyakinannya bahwa air yang dicari-cari tersebut benar-benar ada.

"Jika kita menggali lebih jauh ke bawah permukaan seperti hanya di Planet Bumi jika kita menggali ke bawah sampai mendapatkan terowongan mineral, maka suhu akan menjadi panas. Dan begitu juga di Planet Mars, jika kita terus ke bawah permukaan pada akhirnya kita akan menemukan temperatur yang amna keberadaan air sejati sangat mungkin, tanpa memperhitungkan suhu pada permukaan."

Agar penelitian lebih maksimal para ahli memikirkan kemungkinan untuk mengirimkan astronaut ke Mars. Namun, pemikiran fenomenal ini terhambat oleh sesuatu yang baru ditemukan akhir-akhir ini, yakni radiasi yang berbahaya. Seandainya akan ada pengirian astronaut, maka resikonya sangat besar. Radiasi di Planet Mars disinyalir sangat kuat sehingga dapat membahayakan jiwa manusia. Tingginya kada radiasi diteliti dengan menggunakan pesawat ruang angkasa Mars Odysses. Temuan ini mengindikasikan bahwa Mars cukup berisiko sebagai tempat tinggal bagi makhluk hidup terurama manusia. Hal ini tentu saja berimbas pada teori yang selama ini diyakini bahwa di Mars ada atau setidaknya pernah ada kehidupan.

Akan tetapi, lepas dari sangkaan apakah manusia mampu hidup di Mars atau tidak, bagaimana jika kehidupan itu tidak berkarakteristik seperti di Bumi. Bagaiaman jika kehidupan di sana tidak membutuhkan oksigen dan air? Bukankah tidak menutup kemungkinan kehidupan itu tetap ada dengan caranya sendiri.

Siapa yang Disebut Modern, Siapa yang Disebut Primitif

Keangkuhan bangsa Barat kadang seenaknya menjustifikasi suatu keadaan kemudian mengglobalkannya. Pantaskah Colombus disebut penemu Benua Amerika? Padahal di sana telah berdiri peradaban manusia beribu-ribu tahun lamanya. "Menemukan" hanya untuk bangsa Eropa, kenyataannya bangsa Tiongkok dan Arab telah lama berhubungan dengan mereka. Sama halnya dengan para antropolog-antropolog barat. dengan ukuran kebudayaan yang mereka peroleh, mereka memberi label primitif untuk suku-suku pedalaman dan ukuran modern untuk kebudayaan mereka. Benarkah demikian?

Kebangkitan ilmu pengetahuan di Eropa meggejala ketika Renaisance. Tidak seperti periode sebelumnya, pada periode ini ilmu pengetahuan dikembangkan seluas-luasnya tanpa penetrasi dan tendensi dari pihak mana pun. Berbagai pemikiran dan penemuan berkembang cepat. Tidak terkeculai dalam bidang astronomi. Dengan ditemukannya teleskop, lebih terbuka kesempatan untuk menjelajahi apa saja yang terjadi di luar sana.

Salah satu rahasia langit yang benyak menarik perhatian para astronom adalah bintang terang Sirius. Kadang, bintang ini terlihat paling jelas di langit malam. Usut punya usut ternyata bintang ini adalah pasangan bintang kembar. Para astronom menamainya Sirius A dan Sirius B. Bintang Sirius A sangat cerah, sementara Sirius B cahayanya sangat lemah. Sirius berhasil diidentifikasi pada 1862 oleh Alvan G. Clark. Para peneliti sebelumnya mencurigai bahwa ada sesuatu yang mengganggu gerakan Sirius A. Bintang ini bergerak berkelok-kelok. Mereka menduga ada sesuatu yang menghalangi orbit Sirius. Benar dugaan itu, Sirius adalah pasangan bntang kembar. Mereka bergerak mengitari keduanya seperti sepasang kekasih tengah berdansa. Bukti otentik sistem bintang ganda ini diperoleh satu abad setelahnya, yakni tahun 1970 ketika Sirius A dan Sirius B berhasil dipotret dengan teleskop besar.

Mengapa butuh waktu sekian lama agar dapat membuktikan keberadaan Sirius B? Di belahan langit selatan terdapat rasi bintang Orion, sang Pemburu. Di sana Sirius A menandai jantung "Sang Anjing" di rasi Canis Major (Anjing Besar). Bintang ini bersinar sangat cerah dengan warna putih kebiruan. Menggunakan mata telanjang pun dalam waktu-waktu tertentu dapat melihat bintang ini meskipun matahari belum tenggelam. Disebabkan sinar kuat yang dipancarkan Sirius A, maka sinar Sirius B kalah, tenggelam, dan hampir tidak terdeteksi. Cahaya yang dipancarkan Sirius B sangat lemah. Apakah ini disebabkan Sirius B adalah bintang yang leibh kecil dari Sirius A? Berbekal Hukum III Kepler, astronom berusaha menentukan massa bintang Sirius. Para astronom akhirnya berkesimpulan massa matahari, Sirius A mempunyai massa 2,23 kali massa matahari, sedangkan Sirius B 0,98 kali massa matahari. Informasi lainnya dari pengamatan spektrum Sirius B, temperatur bintang ini lebih panas (8200 derajat Celcius) dibandingkan MAtahari (5500 derajat Celcius). Meskipun sangat panas, Sirius B memancarkan sinar hanya 1/400 kali daya pancar Matahari. Selain itu, dapat pula ditentukan jari-jari Sirius B yang hanya sekira 2,5 kali jari-jari Bumi. Sangat kecil untuk ukuran sebuah bintang. Massa dan jari-jari Sirius B telah diketahui, maka kerapatannya dapat dihitung.Ternyata Sirius B adalah bintang yang sangat mampat. Para ahli menggolongkannya sebagai bintang Katai Putih. Bintang Katai Putih tersusun atas materi yang lebih berat dari hidrogen maupun helium yang termampatkan sempurna. hal inilah yang menyebabkan mengapa Sirius B tenggelam di bawah superioritas Sirius A yang sangat besar.

Pengetahuan tentang bintang-bintang ini baru dapat diperoleh para astronom pada bad ke-19. Namun tahukah Anda? Ternyata jauh sebelumnya berabad-abad silam, pengetahuan semacam ini telah dikethui oelh sebuah suku yang hidup di pedalaman. Pengetahuan itu dimiliki oleh para pendeta dan diceritakan turun-temurun di antara anggota suku. Mereka adalah suku dogon yang hidup di sekitar Sungai Niger, Mali, Afrika Barat.

Dalam legenda mereka proses penciptaan berasal dari Amma, yakni makhluk surgawi yang berwujud telur. Setelah bergetar selama tujuh kali, Amma menetaskan Nommo atau roh pencipta. Meteasnya Nommo yang pertama diikuti dengan kemunculan sepsang wanita kembar dan empat pasang Nommo lainnya. Berikutnya, Nommo mulai menciptakan danmengatur kehidupan.Mengatur pergantian siang-malam, musim, dan kehidupan manusia. Nommo ini menurut kepercayaan mereka berasal dari bintang Sirius yang mereka sebut Po Tolo. Bintang ini merupakan pusat alam semesta. Nommo menyerupai ikan duyung yang hidup di salah satu planet dalam sistem bintang Sirius. Orang-orang Dogon juga menyebutkan bhwa Sirius memiliki pasangan yang tidak terlihat mata manusia. Bintang pasangan ini mengorbit Sirius dalam lintasan elips dan menyelesaikan revolusinya dalam waktu 50 tahun. Bintang kembaran Sirius ini sangat berat karena tersusun atas bahan logam dan berotasi pada porosnya dalam waktu satu tahun.

Selain Sirius, orang-orang Dogon pun pandai berkisah tentang rahasia-rahasia langit lainnya. Dalam konsep kosmologi Dogon, alam semesta digambarkan "tak berhingga tetapi terukur" dandipnuhi dengan sistem bintang berbentuk spiral (galaksi spiral) atau Yala Ulo. Matahari dan sistemnya terdapat dalam salah satu spiral itu. Mereka juga tahu keempat satelit terbesar yang dimiliki Jupiter dan tahun pula keberadaan cincin di Planet Saturnus. Pun, mereka telah mengerahui bahwa bumi berbentuk bulat dan bergerak mengelilingi matahari dalam orbit elips. Legenda ini ditulis pertama kalinya oleh antropolog asalah Prancis, Marcel Griaule dan Germaine Dieterlen. Padahal di Eropa, Copernicus dan Galileo pernah dipenjara lantaran menyerukan kebenaran tersebut.

Dalam kepercayaan orang Dogon, semua pengetahuan tersebut diperoleh dari Nommo yang pernah berkunjung ke Bumi. Mereka mendarat ke Bumi menggunakan bahtera besar yang berputar mengeluarkan suara bising dan angin kencang. Menariknya, legenda semacam ini tidak hanya dipunyai suku Dogon, suku Bozo yang hidup tak jauh dari suku Dogo juga memiliki legenda serupa. Mereka menamakan Sirius dengan sebutan The Eye Stra. Lebih menarik, ternyata bukan hanya di daratan Afrika, melainkan dalam mitologi Babilonia, Akadia, dan Sumeria pun terdapat mitologi Sirius.

Pengetahuan kolektif suku dogon mengenai alam semesta tak meleset dari fakta pembuktian secara ilmiah. Apakah benar, pengetahuan itu diperoleh dari makhuk luar angkasa yang mengunjungi mereka. Sahihkah paleocantact theory, suatu teori yang menjelaskan bahwa makhluk cerdas dari luar bumi telah berpengaruh besar terhadap perkembangan peradaban manusia melalui serangkaian kunjungan jauh pada masa lampau. Teori ini pertama kali diperkenalkan pada 1919. Hingga saat ini teori tersebut masih dipergunakan dan terus dipublikasikan melalui sejumlah buku. Satu di antaranya yang ditulis Roert K.G. Temple. mengungkapkan tentang astronaut purba (ancient astronaut) yang didukung oleh legenda yang dimiliki suku Dogon ini.

Terlepas dari kebenaran teori astronaut purba atau paleocantact theory, Sepertinya para antropolog harus hati-hati menggunakan kata primitif untuk menggambarkan kebuadayaan mereka. Jika primitif itu diartikan sebagai ketertinggalan atau keterbelakangan pada suku-suku pedalaman.